STIKES Banggai adalah perguruan tinggi kesehatan di Kabupaten Banggai yang menawarkan program studi keperawatan dan kebidanan unggulan, fasilitas pendidikan modern, serta informasi pendaftaran mahasiswa baru dan pengembangan karir di bidang kesehatan.
Banggai Digital Health: Cara Mahasiswa Edukasi Warga via TikTok
Banggai Digital Health: Cara Mahasiswa Edukasi Warga via TikTok

Banggai Digital Health: Cara Mahasiswa Edukasi Warga via TikTok

Pemanfaatan teknologi informasi kini telah merambah ke pelosok Sulawesi Tengah, di mana semangat Banggai Digital Health mulai digerakkan oleh generasi muda. Mahasiswa kesehatan di Banggai menyadari bahwa metode penyuluhan konvensional terkadang kurang efektif dalam menjangkau masyarakat luas secara cepat. Oleh karena itu, mereka mulai beralih menggunakan platform media sosial sebagai sarana untuk menyebarkan informasi medis yang akurat namun tetap dikemas dengan gaya yang ringan dan mudah dicerna oleh berbagai kalangan usia.

Strategi utama yang digunakan adalah melakukan Edukasi Warga melalui konten visual yang menarik dan interaktif. Dengan durasi video yang singkat, para mahasiswa menjelaskan berbagai isu kesehatan mulai dari pentingnya imunisasi dasar, pencegahan stunting, hingga cara penanganan pertama pada luka ringan di rumah. Penggunaan bahasa daerah yang dipadukan dengan tren musik terkini membuat pesan kesehatan tersebut lebih mudah diterima tanpa terkesan menggurui. Hal ini membuktikan bahwa literasi kesehatan dapat ditingkatkan melalui pendekatan budaya digital yang tepat sasaran.

Tren penggunaan aplikasi via TikTok sebagai media instruksional ternyata mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat lokal. Banyak warga yang sebelumnya enggan datang ke puskesmas untuk sekadar bertanya, kini menjadi lebih proaktif setelah menonton video penjelasan yang dibuat oleh para mahasiswa. Konten yang dibuat seringkali menjawab mitos-mitos kesehatan yang beredar di masyarakat dengan penjelasan ilmiah yang sederhana. Kecepatan penyebaran informasi di platform ini memungkinkan sebuah pesan kesehatan menjadi pembicaraan hangat di lingkungan rukun tetangga, sehingga menciptakan kesadaran kolektif yang lebih kuat.

Inisiatif Banggai Digital Health juga melatih para mahasiswa untuk memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik di era modern. Mereka dituntut untuk mampu menyederhanakan istilah medis yang rumit menjadi bahasa yang membumi tanpa mengurangi esensi kebenarannya. Selain itu, kreativitas dalam menyunting video dan menyusun naskah menjadi nilai tambah yang sangat berguna bagi karier mereka di masa depan. Gerakan ini menunjukkan bahwa mahasiswa kesehatan bukan hanya calon praktisi medis di ruang periksa, melainkan juga agen perubahan yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kesejahteraan masyarakat luas.